Kinerja Harga Emas Kuartal Satu

Selepas Kuartal 1 Tahun 2020, Bagaimana Kinerja Harga Emas?

Sejak awal tahun 2020, harga emas terus mengalami kenaikan yang signifikan. Harga yang terus naik ini mulai dilirik banyak investor terutama masyarakat Indonesia. Apalagi emas sudah menjadi investasi dari sejak jaman dahulu yang dipercaya dan sudah dipahami oleh sebagian dari masyarakat Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, harga emas terus mengalami peningkatan salah satunya dikarenakan faktor perang dagang antara Amerika dengan Cina yang sempat memanas dalam beberapa tahun terakhir. Itu lah yang membuat harga emas terus mengalami kenaikan. Tidak hanya itu saja, emas masih menunjukkan keperkasaannya dalam kenaikan harganya akibat dari mulai meluasnya pandemi virus corona yang terus menyebar ke seluruh negara.

Selepas dari Kuartal-1 tahun 2020 yaitu Januari hingga Maret, bagaimana pergerakannya harga emas?

BACA JUGA: Virus Corona Menjadi Pandemi Global, Bagaimana Harga Emas?

Harga Emas Dunia

Kamu bisa melihat grafik pergerakan harga emas dunia sejak awal tahun hingga saat ini. Beberapa hari yang lalu harga emas dunia sempat melesat tajam di level US$ 1.722/troy ons. Sungguh fantastis harga emas ini yang terus menembus level baru. Harga emas dunia saat ini bahkan melebih harga emas pada akhir tahun 2012.

Para investor dunia mulai terus melirik harga emas ini sehingga terdapat banyak permintaan terhadap emas menjadi harganya terus melambung tinggi. Tidak hanya di dunia, bahkan di Indonesia banyak masyarakat yang mulai mengalihkan investasi mereka ke investasi yang lebih aman yaitu emas. Selain terkenal lebih aman, emas juga bisa memberikan imbal hasil yang tinggi terutama dalam beberapa tahun belakangan.

Selain itu, akibat dari virus covid-19 atau yang lebih sering dikenal virus corona ini membuat banyak negara diprediksi perekonomiannya akan melemah. Bahkan negara-negara besar seperti Amerika dan China sekalipun. Virus ini membuat banyak perusahaan mengalami pengurangan kegiatan operasional bahkan kabar terburuknya dapat membuat banyak perusahaan hingga gulung tikar di berbagai dunia.

Karena itu lah kinerja keuangan dari banyak perusahaan akan diprediksi mengalami kemunduran yang akan berakibat melemahnya ekonomi dan bahkan yang paling parah jika virus ini bisa memakan waktu berbulan-bulan maka dapat mengakibatkan berujung pada krisis.

Ketika keadaan ekonomi sedang tidak kondusif seperti saat ini akan dapat mengakibatkan terjadi PHK dimana-mana dan meningkatnya jumlah pengangguran di suatu negara. Jika keadaan terus seperti ini maka para investor akan melirik asset safe haven yaitu emas sebagai alternatif investasi ketika menghadapi kondisi seperti saat ini.

Harga Emas Antam

Kinerja Harga Emas Kuartal Satu

Lalu bagaimana dengan harga emas antam? Seperti yang terlihat pada gambar diatas kamu dapat melihat harga emas antam terus mengalami kenaikan yang dimana harga beli emas antam pada awal tahun 2020 sebesar Rp. 762.000 hingga saat ini telah mencapai harga Rp. 963.000 (07 April 2020)

Harga emas antam juga dipengaruhi oleh harga emas dunia sehingga ketika harga emas dunia terus mengalami kenaikan maka harga emas antam pun juga terus mengalami kenaikan. Sesuai dengan prediksi kedepannya, salah satu bank investasi Commerzbank AG yang berada di Jerman menyatakan bahwa harga emas dunia akan terus mengalami kenaikan bahkan dapat menembus level US$ 1.800/troy ons (sumber: cnbcindonesia). 

Tentu saja jika prediksi itu benar maka emas antam akan terus mengalami kenaikan sehingga kedepannya investasi emas memberikan imbal hasil yang semakin moncer tahun ini. 

Apakah kamu sudah membeli emas untuk investasimu? Jika belum, kamu bisa mulai membeli emas dengan download aplikasi Tamasia #BeliSukaSuka di Android dan iOS. 

Walaupun keadaan global semakin tidak pasti, saatnya bersiap dengan mulai membeli emas yang memiliki tingkat risiko rendah. Amankan segera uang yang kamu miliki saat ini.

——-

BACA JUGA:

Terus Mencetak Rekor Lagi, Apa Penyebab Harga Emas Melonjak Tinggi?

Bagaimana Kinerja Harga Emas Sepanjang Tahun 2019? 

 

Facebook Comments

Share your thoughts