Virus Corona Menjadi Pandemi Global, Bagaimana Harga Emas?

Akhir-akhir ini dunia digemparkan dengan penyebaran virus yang cepat dan banyak menginfeksi ribuan orang. Kondisi ini membuat banyak orang yang mulai sangat waspada dengan kebersihan. Karena virus ini dapat menyebar dengan cepat jika bersentuhan dengan orang yang terkena virus ini.

Penyebaran yang masif ini hingga 119 negara yang terkena virus ini dan 126.277 kasus hingga 12 Maret 2020. Hanya dalam beberapa bulan penyebaran virus ini terjadi begitu cepat dan sudah ada banyak korban yang meninggal akibat virus ini. Walau banyak yang meninggal, presentasi sembuh juga banyak juga sebesar 68.286 orang (sumber: cnbcindonesia.com)

Pada hari Rabu 11 Maret 2020 lalu, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan secara resmi bahwa virus corona ini sebagai pandemi. WHO menyatakan pernyataan tersebut bukan karena tanpa penyebab.

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa dalam dua minggu terakhir, jumlah kasus COVID-19 di luar China telah meningkat 13 kali lipat, dan jumlah negara yang terkena dampak telah meningkat tiga kali lipat.

Nah sebenarnya apa itu Pandemi hingga WHO sudah memberikan pernyataan resmi terkait ini?

BACA JUGA: 3 Cara Menjaga Kesehatan Dengan Mudah Agar Tetap Sehat dan Bugar

Pengertian Pandemi

pandemi virus corona

Menurut WHO, pandemi adalah skala penyebaran penyakit yang terjadi secara global di seluruh dunia. Penyebaran virus corona ini memang masif sekali hanya dalam beberapa bulan saja bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan orang dengan jumlah yang banyak.

Dengan memberi pernyataan ini secara resmi WHO memberi alarm kepada seluruh dunia untuk tetap siaga dalam mencegah penyebaran virus covid-19 ini dan juga dalam menangani kasus yang terjadi jika warga negaranya ada yang sudah terinfeksi virus ini.

Keadaan juga sudah mulai lebih darurat karena wabah penyakit ini terus berkembang biak tanpa henti. Semua negara tetap diminta untuk mendeteksi, mengetes, merawat, mengisolasi, melacak, dan mengawasi pergerakan masyarakatnya d

Harga Emas

emas vs inflasi

Pada hari Kamis Harga 12 Maret 2020, harga emas sempat menguat 0,94% sebelum nyaris stagnan di level US$ 1.635,7/troy ons. Kenaikan harga emas dunia ini dipengaruhi oleh WHO yang telah menyatakan bahwa virus corona sebagai pandemi. Kecemasan investor semakin meningkat akhirnya banyak yang memindahkan uangnya dari asset berisiko ke asset yang lebih aman seperti emas sehingga harganya mengalami kenaikan ditengah permintaan emas yang melonjak tinggi.

Bank sentral di berbagai negara pun diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan mereka.Kemarin bank sentral Inggris (BoE) memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) ke 0,25%. Pemangkasan suku bunga di berbagai negara juga diperkirakan masih akan terjadi.

Rendahnya suku bunga terutama di AS membuat memegang instrumen investasi bebas risiko seperti emas menjadi lebih dilirik. Apalagi di tengah kepanikan para investor yang ingin mengamankan uangnya masing-masing.

Walaupun keadaan global di tengah ketidakpastian akibat virus ini, saatnya bersiap dengan mulai membeli emas yang memiliki tingkat risiko rendah. Amankan segera uang yang kamu miliki saat ini.

——-

BACA JUGA:

Terus Mencetak Rekor Lagi, Apa Penyebab Harga Emas Melonjak Tinggi?

Bagaimana Kinerja Harga Emas Sepanjang Tahun 2019? 

Merasa Gaji Cepat? Mungkin 3 Hal Ini Sering Kamu Lakukan

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android dan iOS!

Facebook Comments

Share your thoughts