emas vs inflasi

Emas vs Inflasi, Siapakah Pemenangnya?

Kenaikan harga barang-barang sehari-hari tiap tahunnya yang sering kita sebut inflasi menjadi momok menakutkan bagi setiap orang. Inflasi ini membuat rata-rata semua harga barang mengalami kenaikan padahal pendapatan bulanan tidak naik lebih dari kenaikan inflasi.

Untuk itu, perlu dibutuhkan investasi yang dapat mengalahkan kenaikan inflasi tiap tahunnya seperti emas. Emas menjadi aset penting yang aman jangka panjang ditengah kebijakan ekonomi masing-masing negara yang saat ini tak menentu. Emas telah membuktikan diri menjadi asset yang efektif untuk mengelola kekayaan sejak jaman dahulu.

Untuk sekurang-kurangnya dalam 5 tahun terakhir, harga emas telah berpacu terus dengan inflasi. Inilah alasan lain yang cukup penting untuk menanamkan investasi pada emas. Kinerja emas cenderung bergerak tanpa harus mengikut instrumen investasi lainnya dengan memiliki resiko yang sangat minim.

Berbagai investasi saat ini mudah diakses, emas tetap menjadi aset tradisional yang selalu ada di portofolio investasi sebagian orang saat ini.Portofolio yang berunsur emas pada umumnya lebih kuat dan lebih bisa mengatasi ketidakpastian pasar dibandingkan aset yang lain seperti saham, obligasi dan lainnya. Memasukkan emas ke dalam portofolio akan mendiversifikasi portofolio investasi dari berkurangnya kerugian.

Bahkan alokasi kecil emas telah terbukti secara signifikan meningkatkan konsistensi kinerja portofolio selama periode keuangan baik sedang dalam kondisi stabil maupun kondisi tidak stabil. Emas meningkatkan stabilitas dan kemungkinan untuk diprediksi kembali. Hal ini tidak berkorelasi dengan aset lainnya karena perkembangan harga emas tak dipicu oleh faktor yang sama yang mendorong kinerja aset lain.

Lalu sebenarnya bagaimana rata-rata kinerja harga emas dalam 5 tahun terakhir?

Tahun 2015 = 500.000
Tahun 2016 = 540.000
Tahun 2017 = 560.000
Tahun 2018 = 600.000
Tahun 2019 = 715.000

Jika dirata-rata maka kenaikan selama 5 tahun terakhir sebesar kisaran 8,6% setiap tahunnya.

Bagaimana dengan rata-rata tingkat inflasi dalam 5 tahun terakhir?

Tahun 2015 = 3,35%
Tahun 2016 = 3,02%
Tahun 2017 = 3,61%
Tahun 2018 = 3,13%
Tahun 2019 = 3,39%

Jika dirata-rata maka kenaikan selama 5 tahun terakhir sebesar kisaran 3,3% setiap tahunnya.

Setelah dibandingkan maka jelas terlihat bahwa emas dapat mengalahkan inflasi. Sehingga emas sangat cocok sebagai investasi jangka panjang dan dapat mengalahkan inflasi.

Buat kamu yang masih ragu membeli emas, yuk mulai dari sekarang dan jangan tunda-tunda lagi!

——-

BACA JUGA:

Diawasi BAPPEBTI Kini Investasi Emas Digital di Tamasia Semakin Aman

3 Kebiasaan Ini Akan Membuat Pengeluaran Semakin Membengkak, Jangan Dibiasakan Ya!

Bingung Mempersiapkan Mahar Pernikahan? Emas Batangan Dapat Menjadi Pilihan

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android dan iOS!

Facebook Comments

Share your thoughts