Risiko Pinjaman Online

7 Risiko Pinjaman Online yang Harus Kamu Tahu Sebelum Meminjam Uang

Pemberian kredit kini menjadi salah satu solusi pembiayaan bagi sebagian besar orang yang dulunya hanya terbatas pada institusi perbankan saat ini pun dapat dilakukan oleh startup. Tak tanggung-tanggung, berbagai fasilitas disuguhkan untuk menarik perhatian calon nasabah. Salah satunya yakni pinjaman berbasis online yang terlihat mudah tetapi memiliki risiko yang cukup tinggi.

Kemudahan pengajuan pinjaman tanpa agunan yang hanya bermodal KTP membuat orang-orang tertarik untuk mencobanya. Namun, sangat penting bagi calon nasabah untuk memperhatikan risiko-risiko yang mungkin terjadi agar lebih berhati-hati dalam mengajukan pinjaman.

BACA JUGA: 8 Alasan Pentingnya Pendidikan Yang Sangat Berpengaruh Dalam Kehidupan

1. Penetapan bunga relatif tinggi

Risiko Pinjaman Online

Sudah menjadi hal yang lumrah jika di balik kemudahan pinjaman online bunga yang diberikan sangat tinggi. Terlebih, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pemberi legalitas tidak mengatur batasan bunga terhadap perusahaan penyedia pinjaman online. Jadi, sangat disarankan bagi calon nasabah agar memperhitungkan terlebih dahulu mengenai jumlah tanggungan yang harus dibayar. Terlebih pinjaman ini sering memakan waktu jangka panjang untuk melunasinya.

2. Minimnya keamanan data pribadi nasabah

Seperti yang kita tahu, kebanyakan layanan pinjaman online tidak memberikan jaminan keamanan privasi terhadap identitas nasabah yang dikirim. Belum ditambah dengan akses data ponsel ketika nasabah harus memberikan izin akses setelah menginstal aplikasi pinjamannya. Ini menjadi salah satu risiko pinjaman online yang membuat resah banyak orang terutama pihak peminjam.

3. Proses peninjauan permohonan cukup lama

Risiko Pinjaman Online

Hal yang seringkali dialami oleh calon nasabah adalah tidak adanya jaminan persetujuan atas permohonan pinjaman yang dikirim. Bahkan harus menunggu sampai rentang waktu yang cukup lama agar bisa diterima. Kalaupun ditolak, data nasabah pun sudah terkirim dan tersimpan di database penyedia layanan tersebut. Sewaktu-waktu dapat disalahgunakan tanpa sepengetahuan nasabah.

4. Perusahaan belum terdaftar di OJK

Risiko Pinjaman Online

Karena banyaknya aplikasi yang menawarkan pinjaman tanpa agunan secara online, berbagai perusahaan abal-abal seringkali muncul dengan dalih memberi kredit kepada calon nasabah. Aplikasi semacam inilah yang sangat rentan terhadap pencurian data nasabah untuk disalahgunakan. Jadi, penting bagi calon nasabah agar memastikan aplikasi uang dipilih adalah perusahaan yang terdaftar dan mendapat legalitas dari OJK.

Agar tidak terjebak pada institusi illegal kamu dapat melihat daftar perusahaan pemberi pinjaman online yang sudah terdaftar OJK disini

5. Penagihan yang kurang ramah

Sudah bukan hal yang asing ketika nasabah seringkali mendapat perlakuan sikap kasar dari customer. Bahkan sebelum jatuh tempo pun tidak jarang nasabah mendapat sikap kasar yang menekan untuk segera membayar angsuran. Terkadang, meneror orang-orang yang ada dalam contact handphone si penerima pinjaman yang tidak tahu menahu terkait proses peminjaman uang tersebut. Alhasil, dapat meresahkan banyak orang.

6. Biaya keterlambatan yang tinggi

Ketika nasabah melewati batas tempo pembayaran tertentu, maka nasabah diharuskan membayar denda yang cukup besar. Umumnya perusahaan akan meningkatkan nominal denda dari hari ke hari. Semakin lama keterlambatannya maka akan membuat angsuran terhutang semakin membengkak.

Perusahaan seringkali tidak memberikan informasi biaya keterlambatan secara jelas. Ketika nasabah melakukan penunggakan, baru ketentuan denda diberikan secara tiba-tiba dengan nominal yang tidak terduga.

Pikirkan baik-baik sebelum kamu mencoba untuk mengajukan pinjaman online. Di balik kemudahan fasilitas pinjaman yang akan kamu peroleh, umumnya terdapat beberapa peraturan terselubung yang berpotensi merugikan nasabah.

Pilihlah perusahaan legal yang terdaftar di OJK. Cari informasi mengenai perusahaan tersebut secara detail. Anda juga dapat melihat feedback atau komentar nasabah yang pernah menggunakannya di Play Store atau forum lainnya.

Tetap hati-hati dalam menggunakan layanan pinjaman online yang tentu saja memiliki risiko dibalik kemudahan dalam mendapatkan pinjaman.

——-

BACA JUGA:

5 Rekomendasi Film Netflix Yang Seru Untuk Ditonton Saat Akhir Pekan

Dapat THR? 5 Cara Ini Akan Membantumu Mengelola THR dengan Bijak

Rekomendasi Podcast Yang Bisa Kamu Dengarkan Sambil Di Rumah Aja

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android (klik disini) atau iOS (klik disini)

Facebook Comments

Share your thoughts