Buka Tabungan Emas Pegadaian Rugi atau Untung?

By October 23, 2017Berita, Investasi
emas batangan antam 100 gram

Kini semakin banyak orang yang perhatian dengan perencanaan keuangan pribadinya. Sehingga semakin banyak pula orang yang semakin aktif mencari investasi atau solusi menabung yang imbal baliknya lebih baik daripada sekedar mendiamkan dana menganggur di bank.

Salah satu produk yang hadir dimasyarakat saat ini sebgai alternatif menabung di bank adalah tabungan emas Pegadaian. Mau tahu membuka tabungan emas pegadaian rugi atau untung? Simak terus artikel ini.

Mengapa Menabung Emas?

Sebelum kita membahas soal untung rugi membuka tabungan emas di pegadaian, mari kita sama-sama ketahui dulu alasan-alsan kenapa orang-orang lebih memilih untuk menabung dalam bentuk emas daripada menabung dengan cara menyimpan uang di Bank.

Bunga Bank ternyata relatif kecil:

Memang benar kalau kamu menabung uang di bank setiap bulannya kamu akan dapatkan bunga. Tapi perlu kamu ketahui kalau bunga yang kamu dapatkan ternyata sangatlah kecil. Di tahun 2017 ini saja kalau kamu mau cari-cari informasi ke salah satu bank BUMN di Indonesia ternyata hanya memberikan bunga sebesar 4,25% untuk tabungan deposito 1 juta hingga 50 juta rupiah.

Besarnya bunga itu tidak jauh berbeda jika kamu bandingkan dengan bank swasta. Yang perlu kamu perhatikan adalah nilai uang yang kamu miliki pada 2 sampai 5 tahun mendatang. Apakah dengan tingkat bunga yang segitu-gitu saja bisa melindungi nilai tabungan kamu dari gerusan inflasi?

Emas lindungi kamu dari inflasi:

Ini sepertinya rumit, tapi akan coba kita jelaskan dengan semudah mungkin. Jadi inflasi itu begini… misalkan kamu beli 1 kg beras tahun ini, maka di tahun depan belum tentu kamu akan bisa mendapatkan 1 kg beras dengan kualitas yang sama dengan harga yang sama di tahun ini. Begitu juga dengan harga sembako dan harga barang-barang lainnya.

Karena ada inflasi, jumlah uang yang kita miliki di tahun ini belum tentu bisa kita belanjakan dengan barang-barang yang sama di masa datang. Bayangkan kalau kamu mau menabung untuk membeli rumah, umroh, atau naik haji yang umumnya kebanyakan dari kita perlu waktu lebih dari 1 tahun untuk mengumpulkan uang. Uang yang kamu tabung di bank bisa tergerus inflasi.

Akan berbeda ceritanya bila kamu simpan uang kamu dalam bentuk emas. Kamu bisa cek sendiri dengan mencari rata-rata performa emas dibandingkan dengan inflasi. Kamu akan temukan kalau untuk jangka panjang nilai emas yang kamu kumpulkan akan cukup aman dari efek inflasi.

Selain melindungi kamu dari inflasi, emas juga berpotensi beri kamu untung:

Sebagai ilustrasi saja, jika pada tahun 1999 harga sebuah mobil sekitar Rp. 229 juta rupiah dan setara dengan 2,7 kg emas yang saat itu bernilai Rp. 85.000 per gram, bayangkan apa yang terjadi pada 10 tahun kemudian.

Yap, di tahun 2009, harga emas adalah sebesar Rp. 350.000 per gram. Kalikan saja dengan 2,7 kg emas yang dipunyai. Hasilnya menjadi sekitar Rp. 945 juta atau hampir 1 milyar! Itu berarti kita bisa membeli 2 mobil meski harga mobil tersebut sudah naik menjadi Rp 390 juta.

Relatif aman dan lebih mudah dicairkan jadi uang:

Kalau berbicara soal investasi pastinya di luar sana banyak investasi dengan potensi yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan emas. Tapi emas tebukti sebagai pilihan untuk mengamankan nilai kekayaanmu. Sampai-sampai para investor menjulukinya sebagai “safe-heaven”.

Tentunya julukan sebagai safe-heaven ini tidak mengada-ada. Bayangkan bila kamu berinvestasi pada surat berharga atau saham dan harganya anjlok. Maka apa yang tersisa dari investasimu selain kertas-kertas tak berharga? Berbeda ceritanya bila kamu menyimpan emas, kamu tetap memiliki fisik emas batangannya.

Oke… mungkin kamu juga berpikir kalau punya tanah atau property kamu juga memilki fisiknya. Tapi emas punya keunggulan yang sulit ditandingi oleh investasi dalam bentu tanah atau property. Emas lebih liquid atau mudah diuangkan dibandingkan tanah atau propoerty lainnya.

Jadi misalkan ketika kamu mengumpulkan emas untuk beli rumah tapi mendadak kamu perlu uang untuk reparasi mobil, kamu bisa dengan mudah menguangkan sebagian kecil emas yang sudah kamu kumpulkan.

Kalau Buka Tabungan Emas Pegadaian Rugi atau Untung, Ya?

Setelah kamu tahu alasannya kenapa kamu perlu memiliki emas, mari kita bahas salah satu produk tabungan emas yang mungkin mulai akrab terdengar di telinga kita yaitu tabungan emas dari Pegadaian. Produk ini mulai diluncurkan oleh Pegadaian di tahun 2015 dan mulai bisa diakses masyarakat melalui kantor cabang piloting Pegadaian.

Sebetulnya untung atau rugi dengan membuka tabungan emas itu tidak berbeda jauh dengan untung rugi menyimpan emas batangan. Dimana nilai emas yang kita simpan bisa naik dan turun berdasarkan fluktuasi harga emas di pasaran. Namun pada umumnya untuk investasi jangka panjang emas adalah termasuk jenis investasi yang relatif menguntungkan.

Tapi, sebelum kamu memutuskan untuk menabung tabungan emas di Pegadaian, kamu perlu tahu dulu bahwa ada cara lain menabung emas tiap bulan dengan cara lebih mudah, murah, praktis dan lebih cerdas dibanding tabungan emas di Pegadaian. Apakah itu?

Kamu bisa “menabung” emas cukup melalui aplikasi bernama Tamasia. Oke kita bahas dan bandingankan satu- persatu antara tabungan emas di Pegadaian dengan beli emas di Tamasia. Harapannya kamu bisa memutuskan mana yang lebih cocok buat kamu.

  • Cara kerja Pegadaian vs Tamasia

Pegadaian: untuk mendaftar/memulai memiliki tabungan emas di Pegadaian, kamu harus datang terlebih dahulu ke cabang Pegadaian di kota kamu dengan membawa KTP lalu registrasi di sana. Pastikan bahwa cabang Pegadaian di kota kamu sudah bisa melayani tabungan emas, karena tidak semua cabang melayani. Apakah ada biaya buka rekening dan biaya lain-lain? Ada, kamu bisa lihat tabel dibawah ini:biaya administrasi transaksi tabungan emas pegadaianSetelah proses buka rekening selesai, kamu bisa mulai menabung emas mulai dari Rp 5.000,- , dimana setiap kamu setor tunai maka langsung terkonversi ke dalam bentuk gram di dalam buku rekening. Setelah mencapai minimal 1 gram emas, Tabungan emas kamu bisa di cairkan. Namun ketika proses cair/cetak emas kamu akan dikenai biaya cetak. Biaya cetak di pegadaian tergantung dari berat emas, seperti tabel dibawah ini:biaya cetak tabungan emas pegadaianTamasia: Untuk mendaftar & memulai beli emas di Tamasia kamu tidak perlu kemana-mana, cukup dari handphone lalu download gratis aplikasi Tamasia di Android playstore atau iOS app store. Apakah ada biaya registrasi? Tidak ada biaya registrasi untuk aplikasi Tamasia #BeliSukaSuka, sedangkan untuk registrasi untuk mendapatkan akun Tamasia Reseller #BeliBerkala dikenakan biaya Rp 99 ribu sekali bayar. Tentang Tamasia Reseller #BeliBerkala bisa kamu pelajari dengan klik link ini.

 

  •  Saat saya akhirnya memiliki emas 1 gram, lebih murah mana Pegadaian atau Tamasia?

Baik sekarang kita coba simulasi untuk pembelian / menabung untuk mendapatkan emas 1 gram dalam jangka 1 bulan.

Pegadaian:  Harga 1 gram emas (5 Februari 2018)  di website pegadaian adalah: Rp 601.000,-. Lalu ditambah biaya cetak untuk 1 gram sebesar: Rp 85.000. Sehingga jika ditotal biaya yang dibutuhkan Rp 601.000,- + Rp 85.000,- = Rp 686.000,-.

Tamasia: Pembelian 1 gram emas melalui aplikasi Tamasia #BeliSukaSuka (5 Februari 2018) sebesar Rp 600.372,-. Jika kamu ingin mendapatkan emas dalam bentuk fisik maka ada biaya cetak sebesar Rp 64.000,-. Sehingga biaya yang dibutuhkan adalah Rp 600.372,- + Rp 64.000,- = Rp 664.372,– saja, lebih murah kan?

 

beli emas online di Tamasia murah

Bisa dilihat bahwa harga beli emas di Tamasia untuk 1 gram lebih murah.

  • Apakah ada nilai lebih lainnya antara Pegadaian dengan Tamasia?

Pegadaian: Yang kita ketahui, produk tabungan emas hanya untuk kebutuhan pribadi, kamu tidak mendapat nilai lebih lainnya kecuali dapat memiliki emas dengan model menabung.

Tamasia: Seperti yang dijelaskan Tamasia mudah digunakan oleh siapapun yang ingin memiliki emas Antam melalui aplikasi. Selain kamu akan mendapatkan dengan harga emas lebih murah, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk menyimpan emas di Tamasia.

Kesimpulan

Pilihan mana yang sesuai dengan kamu pastinya tergantung dari sisi mana kamu melihatnya bukan? Tabungan emas di Pegadaian cocok bagi kamu yang suka dengan cara konvensional. Namun jika kamu ingin:

  • Semua serba praktis dari handphone.
  • Cara pembayaran yang mudah.
  • Ingin mendapatkan emas lebih murah.
  • Bebas biaya penitipan emas.

Maka mempunyai emas melalui Tamasia bisa jadi adalah jawaban buat kamu yang menginginkan kepraktisan dalam memiliki emas. Oya, kalau kamu tertarik beli emas di Tamasia, dalam waktu yang terbatas Tamasia sedang bagi-bagi EMAS GRATIS sebesar 0,1 gram, senilai sekitar Rp 60.000,-, untuk kamu yang Download & Register di aplikasi Tamasi #BeliSukaSuka. Klik link di bawah ini untuk download aplikasinya dari Play Store dan dapatkan Promonya:

Semoga bermanfaat ya 🙂

 


Dapatkan artikel terbaru mengenai tips perencanaan keuangan, gaya hidup, & investasi dengan Like Facebook official Tamasia disini.

Facebook Comments

Leave a Reply