Bagaimana Cara Menghadapi Virus Corona Yang Sedang Merajalela?

Virus corona semakin merajalela. Selain meluas berbagai negara di dunia, virus covid-19 ini meluas juga dengan berbagai wilayah di Indonesia. Hampir setiap hari berita ini menjadi headline di media masa maupun sosial. Bagaimana tidak, penyebarannya begitu cepat dan masif.

Bahkan dari data terbaru per tanggal 18 Maret 2020, virus ini sudah mengakibatkan 227 kasus positif terjangkit virus, 19 orang meninggal dunia dan 11 sembuh (sumber: cnnindonesia.com). Paling banyak kasus terjadi di DKI Jakarta sehingga mulai membuat orang merasa panik akan kesehatannya.

BACA JUGA: Tren Work From Home Meningkat, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?

Gejala Virus Corona

menghadapi-virus-corona

Cegah penularan virus ini dengan melihat beberapa ciri-ciri jika tertular seperti:

Ada beberapa gejala yang terlihat jika ada orang yang tertular virus ini. Gejala tersebut seperti mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, bahkan hingga sakit kepala. Tidak hanya itu ditambah perparah dengan pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak, sesak napas, dan nyeri dada.

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona. 

Pencegahan Virus Corona

menghadapi-virus-corona2

Ada beberapa cara agar kamu tidak tertular virus ini seperti:

1. Sering mencuci tangan dengan benar

Mungkin ini langkah yang terasa sepele tetapi sangat efektif untuk mencegah semakin menyebarnya virus covid-19 ini. Pasalnya, kamu hanya perlu mencuci tangan dengan air bersih dan sabun selama 20 detik dan cuci hingga sela-sela jarimu. Jika tidak ada air, kamu dapat menggantinya dengan produk hand sanitizer agar efektif memusnahkan dan menghadapi virus corona ini.

2. Menjaga jarak sosial dengan orang lain

Pemerintah mengupayakan pengendalian penyakit dengan menerapkan pembatasan interaksi sosial langsung. Sesuai dengan kebijakan yang telah disampaikan oleh presiden seperti kebijakan belajar, bekerja dan beribadah di rumah. Penerapan jarak sosial mencakup pengurangan interaksi langsung dengan orang lain selama berada di berbagai tempat yang mendatangkan keramaian.

3. Menjaga daya tahan tubuh

Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, mulailah untuk mengonsumsi berbagai makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap terjaga dari penyakit.

Pemeriksaan Test Virus Corona

Jika kamu mulai menunjukan gejala-gejala terjangkit virus corona maka kamu sebaiknya memulai pemeriksaan tes di beberapa laboratorium sesuai penunjukan Kementerian Kesehatan.

  1. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta untuk wilayah kerja Maluku, Maluku Utara, Sumbar, Sumut, dan Aceh
  2. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang untuk wilayah kerja Bengkulu, Babel, Sumsel, Jambi, dan Lampung
  3. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar untuk wilayah kerja Gorontalo, Sulut, Sulbar, Sulteng, Sulsel, dan Sultra
  4. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya untuk wilayah kerja Kalsel, Kalteng, Kaltara, dan Kaltim
  5. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Papua untuk wilayah kerja Papua dan Papua Barat
  6. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta untuk wilayah kerja Riau, Kepri, Jabar, Kalbar, dan Banten
  7. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya untuk wilayah kerja Bali, Jatim, NTT, dan NTB
  8. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit DI Yogyakarta untuk wilayah kerja DI Yogyakarta dan Jateng
  9. Labkesda DKI Jakarta untuk wilayah kerja DKI Jakarta
  10. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman untuk wilayah kerja DKI Jakarta
  11. Fakultas Kedokteran UI untuk wilayah kerja RSUP Cipto Mangunkusuomo dan RS UI
  12. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga untuk wilayah kerja RSUD Dr Soetomo dan RS Univ Airlangga

(sumber: detik.com)

Penanganan Virus Corona

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mengumumkan 8 rumah sakit rujukan dan no telepon di seluruh provinsi untuk penanganan untuk menghadapi kasus virus corona di wilayah DKI Jakarta

  1. RSPI Sulianti Saroso
    Alamat: Jl Baru Sunter Permai Raya Jakarta Utara
    Telepon: (021-6506559) Fax: (021-6401411) Email: info@rspisuliantisaroso.com
  2. RSUP Persahabatan
    Alamat: Jl Persahabatan Raya No. 01 Jakarta Timur
    Telepon: (021) 4891708 Fax: (021) 4711222 Email: info@rsuppersahabatan.co.id
  3. RSUP Fatmawati
    Alamat: Jl RS Fatmawati Cilandak, Jakarta Selatan
    Telepon: (021-7501524)
    Email: rsupf@fatmawatihospital.com
  4. RSPAD Gatot Soebroto Alamat: Jl Dr. Abdul Rahman Saleh No. 24 Kel. Senen, Kec. Senen, Jakarta Pusat Telepon: (021-3440693) Fax: (021-3440693)
    Email: presidentialhospital@rspadgs.net
  5. RSUD Cengkareng Alamat: Jl Kamal Raya Bumi Cengkareng Indah, Cengkareng Timur
    Telepon: (021) 54372874 Fax: (021) 5442693
    Email: rscengkareng@jakarta.go.id
  6. RSUD Pasar Minggu Alamat: JL. TB. Simatupang No. 1 Pasar Minggu, Jakarta Selatan
    Telepon: (021-29059999) Fax: (021-29407035)
    Email: rsud.pasarminggu@yahoo.com
  7. RS Umum Bhayangkara Tk. 1 R. Said Sukanto Alamat: Jl. Raya Bogor Kramat Jati, Jakarta Timur Telepon: (021-8093288) Fax: (021-8094005)
    Email: subbagren.tk1@gmail.com
  8. RSAL Mintoharjo Alamat: Jl. Bendungan Hilir 17 Jakarta Pusat
    Telepon: (215703081) Fax: (021-5711997)
    Email: set.rsmth@yahoo.com

(sumber: kompas.com)

Pantau Virus Corona

Menghadapi virus corona yang sangat cepat dan masif dapat kamu pantau melalui beberapa situs resmi buatan pemerintah seperti: 

  1. Corona.jakarta.go.id (wilayah DKI Jakarta)
  2. Corona.jatengprov.go.id (wilayah Jawa Tengah)
  3. Infeksiemerging.kemkes.go.id (Indonesia)
  4. Covid19.go.id (Indonesia)
  5. Kawalcovid19.id (Indonesia)

Tetap jaga kondisi dengan baik untuk saat ini agar dapat mengurangi penyebaran virus covid-19 dan mengurangi tingkat kematian yang semakin bertambah setiap harinya. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

——-

BACA JUGA:

Virus Corona Menjadi Pandemi Global, Bagaimana Harga Emas?

3 Alasan Agar Kamu Tidak Ikut Panic Buying Dengan Kondisi Saat Ini

3 Cara Menjaga Kesehatan Dengan Mudah Agar Tetap Sehat dan Bugar

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android dan iOS!

Facebook Comments

Share your thoughts