Benarkah Lebih Baik Beli Emas daripada Menabung Uang di Bank?

By October 18, 2017Perencanaan Keuangan
Beli Emas vs Menabung Uang di Bank

Jika mendengar kata menabung apa yang ada di benak pikiran Sahabat Tamasia? Pasti menabung uang ya? Pernahkah terpikirkan untuk beli emas ? Memang, menabung itu identik dengan uang. Apalagi sejak belia orangtua kita selalu mengajarkan untuk menabung dan menyisihkan uang jika ingin membeli mainan, sepeda, roller skate atau apa pun itu yang cukup mahal harganya.

Bahkan setelah kita beranjak dewasa, habit ini masih saja terus kita terapkan. Padahal ketika kita dewasa keperluan kita semakin banyak dan impian kita semakin besar.

Kali ini Tama Timi tidak bermaksud untuk melarang Sahabat Tamasia menabung dalam bentuk uang. Tapi jika ditelaah lebih jauh, menabung dalam bentuk uang itu sebenarnya kurang tepat. Sebab seiring waktu nilai mata uang pasti akan terkikis oleh inflasi.

Apalagi jika kamu menabung di bank. Tentunya akan ada potongan biaya-biaya lain, seperti biaya administrasi dan biaya perpindahan uang dari rekening lain.

Sebagai contoh, pada tahun 2017 kamu menabung uang 5 juta rupiah untuk lima tahun ke depan. Setiap bulannya tabunganmu pasti otomatis akan terpotong biaya administrasi, Rp 10.000 x 60 bulan = Rp 600.000. Untuk biaya administrasi selama lima tahun saja tabunganmu sudah terkikis menjadi 4,4 juta rupiah.

Belum lagi di tahun 2021 mata uang pasti sudah tergerus inflasi, dan semua harga pokok pun semakin melambung tinggi. Jangan harap kamu bisa meraih impianmu pada lima tahun ke depan.

Tetapi hal ini tidak akan terjadi jika kamu berinvestasi emas. Harga emas itu cenderung naik setiap tahunnya dan tahan terhadap inflasi. Jadi ketika inflasi meningkat, harga emas pun ikut meningkat, sehingga kamu tidak perlu khawatir akan risiko inflasi.

Orang-orang zaman dahulu aja yang belum mengenal perencanaan keuangan lebih memilih untuk beli emas loh, menyimpannya, dan menjualnya ketika harga emas tinggi.

Harga emas cenderung naik secara signifikan setiap tahunnya:

Nih Sahabat Tamasia, bukti kalo harga beli emas cenderung naik dari tahun ke tahun. Meskipun harga emas pernah turun drastis di tahun 2013, namun pada akhir 2013 harga emas langsung melonjak tinggi dari harga 390.000 rupiah hingga menembus angka 510.000 rupiah.

Harga Emas 5 Tahun Terakhir

Setelah melihat tren positif pada grafik harga logam mulia emas, maka Tama Timi menyarankan Sahabat Tamasia untuk mulai berinvestasi emas. Bayangkan saja jika sekarang kita beli emas sebanyak 10 gram yang saat ini seharga 5,8 juta rupiah, maka lima tahun ke depan bisa mencapai 7,8 juta rupiah. Sangat berbeda ya dengan menabung uang yang nilainya akan terus menerus mengikis seiring waktu.

“Jika kita sudah tau harga emas cenderung naik tiap tahunnya, maka pertanyaannya adalah untuk apa membeli emas?”

Sesungguhnya logam mulia emas itu secara tidak langsung dapat memproteksi kekayaan kita dan sangat membantu memenuhi kebutuhan jangka panjang Sahabat Tamasia. Pasti Sahabat Tamasia mau kan bisa berangkat haji atau umroh? Nah dengan rutin membeli emas kamu bisa memprediksi tahun berapa kamu bisa berkunjung ke tanah suci.

Setidaknya kamu bisa menyimpan emas 75 gram atau setara dengan 42,9 juta rupiah, jika terdengar cukup besar kamu bisa beli emas dengan pembayaran secara berkala di Tamasia. Kamu bisa membayar setiap bulannya dengan jangka waktu pembayaran maksimal 24 bulan.

Jadi mulai dari sekarang kamu harus merencanakan keuanganmu dengan menyimpannya dalam bentuk emas. Tidak hanya untuk persiapan dana haji, untuk persiapan pernikahan dan biaya pendidikan anak juga lebih baik kamu simpan dalam bentuk emas yang sudah pasti dapat menjaga kekayaanmu.

Selamat memulai berinvestasi emas dan semoga impianmu segera terwujud!

Facebook Comments

Leave a Reply