Mengenal Lebih Dekat Tentang Investasi Dinar

Hampir semua masyarakat saat ini sudah mulai menyadari pentingnya memiliki investasi. Investasi berguna untuk masa depan walaupun dengan berbagai kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Saat ini jenis investasi dalam berbagai bentuk baik investasi jangka pendek maupun jangka panjang seperti tabungan, deposito, tanah dan bangunan serta logam mulia.

Selain yang sudah disebutkan, kini masyarakat mulai mengenal dinar sebagai instrumen investasi lainnya. Dinar biasanya berupa kepingan logam emas. Berdasarkan hukum Syariah Islam, dinar merupakan uang emas murni yang memiliki berat setara dengan 1/7 troy ounce.

Dinar memang dikenal sebagai alat perdagangan resmi yang paling stabil dan sesuai syariah sejak berabad-abad lamanya. Selain itu dapat juga digunakan untuk pembayaran zakat, alat investasi atau simpanan, dan mahar.

Dinar di Indonesia saat ini juga diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), dinar ini memiliki bobot 4,25 gram berukuran 22 karat dan bersertifikat. Namun khusus untuk koin dinar tidak bisa ditemukan dengan mudah seperti emas batangan.

BACA JUGA: Bagaimana Kinerja Harga Emas Sepanjang Tahun 2019?

Sejarah Dinar

Dinar pada masa lalu menjadi nilai tukar uang umat Islam. Pada saat ini, nilai seekor kambing masih sama dengan ketika masa Rasulullah SAW, yakni berkisar 1 dinar atau Rp 2,2 juta.

Kata dinar sendiri berasal dari bahasa Romawi, yakni denarius. Beredarnya dinar di Jazirah Arab dibawa oleh para pedagang Arab yang berdagang di Syam (di bawah pengaruh Romawi) dan Yaman (di bawah pengaruh Persia). Sebelumnya, bangsa Arab berdagang secara barter dan tidak pernah memproduksi mata uang sendiri.

Adapun dinar pertama milik pemerintahan Islam ketika masa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan. Tepatnya, sekitar 50 tahun pasca wafatnya Nabi Muhammad SAW. Karena nilainya tetap dinar, selain digunakan untuk melakukan transaksi jual-beli, dipakai pula untuk menunaikan zakat.

Kendati memiliki kelebihan, yakni nilainya yang selalu tetap atau tidak berubah serta dapat pula digunakan untuk menunaikan zakat, pemanfaatan emas dan perak sebagai mata uang telah ditinggalkan. Padahal, sejarah Islam telah membuktikan bahwa mata uang emas dan perak dapat menghindarkan masyarakat dari bencana ekonomi, seperti inflasi dan deflasi.

Imam Al Ghazali pernah berkata, “Di antara nikmat Allah SWT adalah penciptaan dinar dan dirham dan dengan keduanya tegaklah dunia. Keduanya adalah batu yang tiada manfaat dalam jenisnya, tapi manusia sangat membutuhkan kepada keduanya.

Jenis Koin Dinar

Kamu bisa memulai investasi dinar dengan cara membelinya di Antam. Ada beberapa jenis yang terdapat di Antam saat ini :

  1. Koin 1 Dinar Au 91.7%

Dinar ini didesain dengan gambar Masjidil Haram di bagian depan dan bertuliskan dua kalimat Syahadat di bagian belakang. Berat dari koin ini 4,25 gram dengan kemurnian Au 91,7%.Namun Antam juga menjual berbagai spesifikasi lainnya. Au berasal dari kata Aurum, nama latin untuk emas.

  1. Koin 1 Dinar FG 99,99%

Koin dinar ini didesain sederhana dengan logo khas Logam Mulia dan tulisan Fine Gold (FG). Dengan berat 4,25 gram dan kandungan kemurnian FG 99,99%, atau emas 24 karat.

Sebagai pemilik koin emas dinar, kamu akan memeriksa terdapat sertifikat LBMA ( London Bullion Market Association) untuk melihat keasliannya. Koin dinar ini memiliki keunggulan lebih murah ongkos cetaknya jika dibandingkan dengan emas sehingga dinar bisa menjadi alternatif investasi mu dengan nominal yang lebih kecil.

Tapi ingat, sebelum memulai berinvestasi dengan dinar, kamu wajib menentukan tujuan awal investasi mu untuk keperluan apa. Walaupun setiap orang pasti memiliki tujuannya masing-masing. Seperti untuk persiapan dana pendidikan anak, persiapan menikah, tabungan masa depan dan lainnya.

Nah dengan kamu paham apa tujuan mu untuk berinvestasi maka ketika berinvestasi melalui dinar maka dapat disesuaikan dengan penggunaan dana dan waktu agar tujuan mu dapat tercapai. Seperti hal nya emas, dinar juga cocok menjadi investasi jangka panjang

Jadi, sudah tertarik investasi dinar?

——-

BACA JUGA:

Bingung Memilih Emas Batangan atau Perhiasan? Baca Ini Biar Kamu Paham

[Video] 3 Tips Mengelola Gaji UMR 2020

4 Aplikasi Yang Membuatmu Mudah Dalam Mengelola Keuangan. Sudah Pernah Coba yang Mana?

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android dan iOS!

Facebook Comments

Share your thoughts