zakat emas1

Bagaimana Cara Menghitung Zakat Emas?

Bagi sebagian orang terutama yang beragama Islam yang sudah mampu secara ekonomi sudah sepenuhnya wajib untuk menyisihkan sebagian harta yang telah dimiliki dengan mengeluarkan zakat salah satunya adalah zakat emas. Tentu saja diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Caranya bisa menggunakan panitia zakat ataupun langsung sendiri.

Hukum dari zakat ini bersifat wajib bila benar-benar telah mampu secara finansial dan sudah sesuai dengan batasan minimal pembayaran zakat. Ada syarat-syarat yang wajib untuk mengeluarkan zakat sepeti beragama Islam, merdeka, berakal dan baligh, serta harta yang dimiliki memenuhi nisab.

Lalu apa itu nisab?

Nisab adalah suatu batasan terendah yang telah ditetapkan menjadi acuan untuk menentukan kewajiban seberapa besar zakat yang dikeluarkan bagi yang sudah memiliki harta dengan mencapai ukuran tersebut.

Didalam Islam, zakat emas sudah diatur seperti:

QS. At Taubah 34-35:

Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih

Hadits Nabi SAW:

“Tidak ada seorangpun yang mempunyai emas dan perak yang dia tidak berikan zakatnya, melainkan pada hari kiamat dijadikan hartanya itu beberapa keping api neraka dan disetrikakan pada punggung dan jidatnya”.(HR. Muslim), dan ijma ulama

Nah, zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya adalah zakat yang dikenakan atas emas, perak dan logam lainnya yang telah mencapai nisab dan haul. Haul disini jangka waktu selama satu tahun. Zakat emas dilakukan oleh seorang muzaki (orang yang menunaikan zakat) memiliki emas mencapai nisab senilai 85 gram. Tarif zakat yang harus dibayarkan adalah sebesar 2,5% dari emas dimiliki.

Berikut cara menghitung zakat emas/ perak:

Contoh:

Bapak Wahyu selama 1 tahun penuh memiliki emas yang tersimpan sebanyak 100 gram, sehingga Bapak Wahyu sudah dapat digolongkan wajib zakat emas sesuai yang dimiliki. Jika harga emas saat ini Rp707.000,-/gram, maka emas tersebut senilai Rp70.700.000,-. Zakat emas yang perlu Bapak Wahyu tunaikan sebesar 2,5% x Rp70.700.000,- = Rp1.767.500,-.

Perlu kamu ketahui juga bahwa perhitungan zakat emas dilakukan menggunakan perhitungan harga emas ketika mengeluarkan zakat (harga sekarang) bukan dari harga saat membeli emas, sebagaimana dikutip oleh Prof. DR. Wahbah Zuhaili:

“..menyesuaikan dengan harga pertukaran emas pada setiap tahun di negara tempat muzakki sewaktu mengeluarkan zakat…” (Al-Fiqh al-Islami wa Adilatuha, juz 2, hal. 760).

——-

BACA JUGA:

Diawasi BAPPEBTI Kini Investasi Emas Digital di Tamasia Semakin Aman

3 Tokoh Perencana Keuangan Yang Bisa Membantu Masalah Keuanganmu!

[Video] 7 Fakta Menarik Tentang Emas Ini Akan Membuatmu Terkejut. Apa Saja Itu?

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android dan iOS!

Facebook Comments

Share your thoughts