3 Tips Mengelola Dana Darurat Dengan Aman

Pernah mengalami kondisi genting dan mengharuskanmu keluar uang banyak dalam jangka waktu singkat? Tenang, kamu tentu saja tidak sendirian. Semua orang pasti pernah mengalaminya biasanya untuk keperluan perbaikan rumah, kesehatan atau kendaraan yang datang mendadak.

Pengeluaran dadakan seperti itu memang harus kita waspadai. Datang tiba-tiba tanpa pernah kita ketahui kapan datangnya. Disaat mendesak dan membutuhkan uang yang banyak membuat kita harus mempersiapkan uang khusus yang disebut dana darurat.

Jadi, dana darurat adalah dana yang dipersiapkan untuk keperluan mendesak dengan jangka waktu yang singkat. Mempersiapkan dana darurat memang sangat penting agar tidak mengganggu perencanaan uang lainnya. Kalau tidak punya dana darurat bisa aja dana pendidikan anak atau dana lainnya yang udah disiapkan malah terpakai. Gawat juga kan.

Dalam ilmu perencanaan keuangan, karena sifatnya sangat mendadak dana darurat menjadi pondasi paling awal dalam perencanaan keuangan pribadi maupun keluarga. Langkah awal yang perlu dijalankan oleh siapapun guna megamankan kondisi finansial. Wajib banget buat semua orang mempersiapkan “bumper” dalam kondisi yang darurat.

Lalu gimana cara menyusun dana darurat itu?

1. Tentukan Jumlah Dana Darurat

Para perencanaan keuangan di Indonesia selama ini menyatakan bahawa setiap individu maupun keluarga harus mempersiapkan dana darurat dengan jumlah besaran 4-12 bulan kali pengeluaran kita.

Sebenarnya jumlah besaran itu tergantung kebutuhan. Misal jika belum berkeluarga jumlah besarannya cukup 4-6 bulan kali pengeluaran. Lain hal jika sudah berkeluarga maka dana darurat idealnya 6-12 bulan kali pengeluaran.

Setelah menentukan besarannya kemudian kamu dapat memulai mengumpulkan dana darurat dari memotong penghasilan di awal gajian atau memotong biaya-biaya yang tidak perlu seperti membeli barang hanya karena keinginan bukan kebutuhan,serta pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu lainnya.

2. Persiapkan Tempat Menyimpan Dana Darurat

Setelah kita menentukan besaran jumlah dana darurat langkah selanjutnya adalah memilih produk keuangan yang cocok. Perlu diketahui untuk dana darurat lebih cocok dengan produk keuangan yang bebas risiko dengan imbal hasil yang lumayan.

Salah satu tempat menyimpan dana darurat yang bebas risiko dengan imbal hasil meningkat setiap tahunnya adalah emas. Emas dikenal sebagai asset safe heaven yang bebas risiko.

Bagaimana caranya investasi emas? Untuk saat ini sangat mudah hanya dengan menggunakan aplikasi saja kamu udah bisa mempersiapkan dana darurat dengan emas. Kamu bisa download aplikasi Tamasia di playstore dan appstore hanya mulai 10 ribu kamu udah bisa memulai nabung emas buat persiapan dana darurat loh.

3. Memantau Jumlah Dana Darurat

Langkah terakhir adalah terus memantau jumlah dana darurat yang sudah berapa terkumpul dan berapa kekurangannya. Salah satu keunggulan jika kamu menggunakan aplikasi Tamasia maka kamu dapat menggunakan fitur-fitur didalamnya untuk terus memantau dan dapat mengukur dana daruratmu yang dibelikan emas hanya dalam satu aplikasi. Mudah bukan?

Bagaimana jika terjadi inflasi? Itulah sebabnya kita harus memilih produk yang tepat untuk mengalahkan inflasi seperti emas.

Apakah dana darurat jumlahnya dapat direvisi? Tentu saja bisa. Kamu dapat menambahkan atau mengurangi dengan sesuai kebutuhan.

Demikianlah 3 tips yang dapat kamu praktikan agar dana darurat cepat terkumpul dan aman dari risiko.

——-

BACA JUGA:

Benarkah Lebih Baik Beli Emas daripada Menabung Uang di Bank?

Cara Wujudkan Pergi ke Tanah Suci di Umur 30 Tahun

8 Tips menikah dengan bujet 50 juta

——-

Tamasia adalah Aplikasi beli emas mulai dari Rp 10.000 sehingga kamu bisa memulai untuk punya tabungan emas dan berinvestasi di emas. Tamasia berada di bawah pengawasan Bappebti. Emas aman tersimpan di lembaga kliring resmi dan 100% didukung oleh emas LM Antam. Download gratis sekarang di android dan iOS!

Facebook Comments

Share your thoughts